Pengusaha Distributor Buah2an bangun rumah warga miskin.

Aceh Utara– Aceh,Senin 19 November 2018 .Ditengah hiruk pikuknya menjelang tahun politik,semua perhatian tidak tertuju pada yang membutuhkan,kita hanya tertuju pada janji2 manis seorang caleg.
Dari ujung Timur kabupaten Aceh Utara timbul inisiatif dari 3 orang pengusaha buah-buahan bisa dikatakan Distributor Buah  utk  kecamatan2 di ujung Timur kabupaten Aceh Utara dan ujung Barat kabupaten aceh timur.
Pengusaha distributor buah2an ini membuat satu group dengan nama groupnya “Jaya Buah”bagi masyarakat kurang mampu yg tinggal di ujung Timur kabupaten Aceh Utara tidak asing lagi dengan nama Group Jaya Buah,karena group ini sering memberikan bantuan kepada kaum dhuafa,fakir miskin,yatim piatu apalagi saat memasuki tahun ajaran baru utk masuk sekolah/pesantren,mareka sering membantu peralatan yg dibutuhjan utk yatim piatu dan utk balai2 pengajian,bahkan group Jaya Buah ini tidak juga ketinggalan dalam hal membantu masyarakat yang tertimpa bencana alam. 
Semua masyarakat bertanya-tanya dari mana sumber anggarannya mereka peroleh. 
Saat disaat dijumpai media ini,ketiga orang pemegang saham group jaya Buah, Tgk  Ahmad, Jufriadi dan Bukhari, mareka menuturkan, dana yang kami peroleh hasil dari penjualan buah dalam satu kotak kami sisihkan 1000 rupiah. 
Alhamdulillah,berkat kegigihan dan kejujuran dalam mengelola manajemen,group jaya hari ini senin tanggal 19/11/2018 mereka melakukan peletakan batu pertama pembangunan satu unit rumah utk warga kurang mampu di desa Lhok Seutui kecamatan Baktya Kabupaten Aceh Utara.
Niat lain group jaya buah tidak lain tidak bukan hanya untuk membantu masyarakat yg kurang mampu tak ada unsur politik. 
Tokoh Masyarakat kabupaten Aceh Utara Akmal Daud sangat berterima kasih kepada Group Jaya atas perhatiannya utk membantu masyarakat yg kurang mampu.
Semoga akan lahir group jaya Buah yang lain di kabupaten Aceh Utara khususnya di daerah Aceh,tutur Akmal Daud.
Liputan. M.Nur
Journal News

Leave a comment

Your email address will not be published.